foto.tempo.co Bukan suatu hal yang baru bahwa arus modernisasi, liberalisasi, dan globalisasi telah mengikis identitas dan ideologi suatu bangsa, salah satunya Indonesia. Produk-produk budaya bangsa yang menjadi kearifan lokal dan diwariskan secara turun temurun harus kehilangan eksistensinya lantaran ‘kalah saing’ dengan produk-produk budaya asing yang ditawarkan arus globalisai. Produk-produk unggul bangsa semisal gotong royong, toleransi, dan etos kerja harus menelan ‘pil pahit’ tergerus oleh gaya hidup hedonisme dan konsumerisme yang telah mendominasi masyarakat Indonesia. Mirisnya, budaya ‘uang’ semacam itu justru dipertontonkan secara membabi buta oleh para publik figur melalui media massa, dua diantaranya adalah selebritis dan pejabat negara. Korupsi dan prostitusi di kalangan selebritis pada akhirnya menjadi sebuah ‘tren’ baru sebagai akibat dari lunturnya nilai moral dan etika sehingga membuatnya kehilangan rasa malu. malesbanget.com Kearifa...