Langsung ke konten utama

Postingan

15 Menit Tertawa, Cara Paling Murah Cegah Penyakit Jantung

www.organiclifestylemagazine.com Banyak orang mengetahui bahwa penyakit jantung adalah pembunuh paling mematikan nomor satu di dunia. Kesadaran tersebut lantas mendorong mereka melakukan berbagai tindakan pencegahan, salah satunya dengan meminum suplemen penguat jantung. Namun dengan harga yang cenderung mahal, tidak semua orang mampu membeli suplemen tersebut. Lebih-lebih mengonsumsi secara kontinyu dalam jangka waktu yang lama. Lantas, adakah cara paling murah untuk mencegah penyakit jantung?  www.pinterest.com Seorang dokter pernah menulis resep kepada pasiennya saat ditanya mengenai cara menjaga jantung tetap sehat, yaitu “tertawa 1x15 menit perhari”! Benarkah? Jennifer Mieres MD, ahli kardiologi klinis dari North Chore LIJ Health membenarkan resep tersebut. Katanya, 15 menit tertawa dapat mengurangi tekanan darah dan menurunkan stres—dua hal yang dapat memicu penyakit jantung koroner dan gagal jantung. Meski terkesan aneh, namun berbagai penelitian tela...

Entaskan Kegalauan Petani dan Kelesuan Industri Tebu, Wujudkan Kemandirian Pangan dan Energi Nasional Melalui Pengelolaan Sampah Tebu

Oleh: Farah Frastia Petani tebu dirundung galau. Perjuangan mereka menyelamatkan kedaulatan pangan nasional justru membawa mereka ke gerbang kegagalan menyelamatkan perekonomian keluarganya sendiri. Setelah galau lantaran beberapa pabrik ditutup sehingga mempersempit tempat pengolahan hasil pertanian, kini kegalauan tersebut bertambah dengan maraknya Gula Kristal Rafinasi (GKR) yang beredar luas ke pasaran rumah tangga. Padahal GKR semestinya hanya ditujukan bagi industri makanan dan minuman saja, namun dibukanya “keran” impor telah membuat “lubang kebocoran” tersebut kian menganga. Petani pun hanya mampu “gigit jari”. Padahal dari segi pembiayaan tanaman tebu, petani sudah cukup “tersiksa” lantaran pasokan pupuk bersubsidi yang kerapkali tidak memadai atau keterlambatan dalam pendistribusian pupuk yang menyebabkan mereka harus berhutang terlebih dahulu. Sementara itu, tidak semua bank bersedia memberikan pinjaman dan jikalau ada, bunga pinjaman dirasa masih terlalu tinggi...

Ramadhan, Momentum Terbaik Merekonstruksi Perekonomian Umat Melalui Zakatnesia

Tulisan ini memenangkan Lomba Blog Zakatnesia oleh Dompet Dhuafa 11 Juni 2016 dan  paling lambat 25 Juni 2016 dan pengumuman pemenang pada 4 Juli 2016. “Sesungguhnya telah datang kepadamu bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan kamu berpuasa, karena dibuka pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka, dan dibelenggu syaitan- syaitan, serta akan dijumpai suatu malam yang nilainya lebih berharga dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak berhasil memperoleh kebaikannya, sungguh tiadalah ia akan mendapatkan itu untuk selama-lamanya.” (HR Ahmad, An-Nasa’l, dan Baihaqi). Gaung Ramadhan “Bulan Keberkahan” sudah tidak asing lagi di telinga kita. Namun sejauh mana kita mengamini dan merasakannya akan sangat berbeda antara satu dengan yang lainnya, tergantung bagaimana kita mengetuk pintu-pintu surga-Nya melalui amal salih dan menutup pintu-pintu neraka-Nya dengan menghindari kemungkaran. Dalam aspek ekonomi, bagi pelaku usaha pakaian seperti Ibu saya, bulan Ramadha...