Langsung ke konten utama

Postingan

Leuser, Konservasi Bukan Deforestasi

wisata-nusantara-indonesia.blogspot.com Berpuluh tahun yang lalu, ketika matahari baru saja keluar dari peraduannya, deru mesin pemotong kayu bersahut-sahutan di Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Menenggelamkan kicauan burung yang kian hari kian sunyi lantaran pepohonan tempat mereka bersarang ditebang oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. Pengalihfungsian hutan menjadi perkebunan sawit dan penebangan liar membuat keberadaan satwa-satwa liar kian terdesak, termasuk gajah Sumatera. Sebagai satwa liar yang kerapkali berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain, penebangan pohon secara massif telah memutus jalur migrasi dan menimbulkan konflik berkepanjangan antara manusia dan satwa. Populasi gajah Sumatera pun menurun tahun demi tahun, jika selama 20 tahun populasi gajah menurun sebesar 50%, maka tinggal menunggu 20 tahun lagi untuk menyaksikan fotonya terpampang di dinding monumen dan buku sejarah. Tangkahan adalah salah satu kunci keberhasilan konservas...

Mempersiapkan Diri, Menyambut Manfaat Bonus Demografi

Hingga tahun 2035, jumlah penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 450 juta jiwa. Prediksi ini didasarkan pada asumsi rata-rata laju pertumbuhan penduduk  sebesar 1,49% pertahun. Ledakan penduduk tersebut tentu akan menjadi beban tersendiri bagi pemerintah, terutama dalam pemenuhan hak-hak kependudukan dan pemerataan pembangunan. Namun melihat struktur kependudukan saat ini, dengan rasio angka ketergantungan yang semakin menurun sejak tahun 2012, Indonesia justru berpeluang besar untuk memetik manfaat bonus demografi. Bonus demografi merupakan sebuah kondisi dimana struktur penduduk didominasi kelompok usia produktif (15-64). Akibatnya, beban tanggungan usia produktif terhadap kelompok usia non produktif mengalami penurunan. Peluang ini apabila dimanfaatkan dengan baik akan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bonus demografi merupakan dampak panjang dari program pengendalian laju pertumbuhan penduduk (Keluarga Berencana) ya...

Big Data dan IoT, Dua Teknologi Pendukung Smart City

Perubahan zaman yang terjadi begitu cepat, perpindahan penduduk secara besar-besaran dari desa ke kota dan persaingan global yang kian tak terbendung telah menciptakan beragam persoalan di kota-kota besar di seluruh dunia, seperti kemacetan, kemiskinan, kriminalitas, kerusakan lingkungan dan sebagainya. Di sisi lain, perkembangan teknologi mutakhir dan jaringan internet yang meluas telah menciptakan peluang tersendiri bagi para pelaku bisnis maupun pelaku kepentingan publik. Dari dua fenomena besar itulah kemudian muncul gagasan Smart City. Smart City adalah sebuah gagasan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pengelolaan sumber daya secara efektif dan efisien, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi informasi. Smart City menjadi solusi atas berbagai kendala yang dihadapi pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang melingkupi sebuah kota. Teknologi Internet Of Things (IoT) Sumber Gambar Internet of things adalah sebuah gagasan untu...