Langsung ke konten utama

Diet Sehat Penuh Berkah di Bulan Ramadhan dengan AQUA 242



Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Betapa tidak? Setiap amal baik yang kita lakukan akan diberikan ganjaran 10 kali lipat dibandingkan bulan-bulan biasa. Kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga juga semakin banyak dengan adanya waktu sahur dan berbuka. Selain itu, silaturahmi antar warga pun semakin erat karena setiap malam dikumpulkan di Rumah Allah untuk shalat tarawih. Terkadang sampai bertanya di dalam hati, kenapa tidak setiap hari saja seperti ini? Sampai aku menjawabnya sendiri, mungkin Allah tidak ingin umat-Nya bosan. Dia ingin kita selalu merindukan Ramadhan. Betul tidak?

Keberkahan Ramadhan juga dirasakan sebagian orang yang memiliki berat badan lebih alias gemuk. Kebanyakan mereka memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai alternatif diet sehat yang penuh berkah. Meski begitu, tidak jarang orang yang justru bertambah gemuk ketika bulan puasa. Walhasil, mereka pun mengeluh dan ngedumel. Weleh-weleh, kalau sudah begitu berkah Ramadhan menjadi hilang deh!

qhumaie.heck.in


Kenapa Bertambah Gemuk Ketika Puasa?

Konsumsi yang Berlebihan


Meskipun Allah sudah memperingatkan umat-Nya untuk tidak makan secara berlebihan karena yang berlebihan adalah sikap setan, tetap saja ada oknum-oknum tertentu yang tidak mengindahkan perintah-Nya. Mereka berpegang teguh kepada prinsip bahwa berbuka puasa adalah momentum ‘balas dendam’. Ibarat macan yang tidak memperoleh buruan selama berhari-hari, sekali mendapat mangsa langsung dilahap sampai habis. Tetapi semestinya ada perbedaan dong antara manusia dan hewan. Bukankah Allah sudah meninggikan derajat manusia dibandingkan binatang?

Konsumsilah makanan secukupnya sesuai kebutuhan tubuh. Untuk kaum pria membutuhkan energi sebesar 30 kkal per kilogram berat badan. Sementara untuk wanita 25 kkal per kilogram berat badan ideal.  Pintarlah memilih asupan makanan dan minuman yang masuk ke tubuh. Jangan semua dilahap. Pilihlah hanya yang bergizi dengan porsi yang pas.

Berbuka dengan Minuman Manis



Sudah menjadi tradisi dan bahkan menjadi sebuah lirik lagu ‘berbukalah dengan yang manis’. Memang benar bahwa berbuka dengan makanan atau minuman yang manis mampu mengembalikan energi dengan cepat, tetapi perlu dicermati juga bahwa makanan atau minuman manis menjadi salah satu pemicu kenaikan berat badan. Lagipula mengkonsumsi makanan dan minuman manis akan membuat lidah tak cepat puas meskipun kalori yang masuk sudah sangat banyak. Hal ini membuat seseorang sulit mengontrol hidangan yang masuk ke perut dan tubuh kita menjadi lebih cepat gemuk.

Penurunan Aktifitas


Banyak orang yang mengurangi aktifitasnya selama berpuasa. Padahal ketika puasa, tubuh menyimpan cadangan lemak yang berasal dari gula sebagai sumber energi utama. Ketika kita jarang beraktifitas, yang terjadi adalah penumpukan lemak secara terus menerus karena tidak terjadi pembakaran. Hasilnya, berat badan pun meningkat.

Solusinya?

Pola Minum 2+4+2 dari AQUA


AQUA sebagai pelopor produk air mineral dalam kemasan tidak pernah lelah dalam berinovasi. Komitmennya untuk berkontribusi dalam masyarakat terutama dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat memang tidak perlu dipertanyakan lagi. Menjawab permasalahan kesehatan yang umum terjadi di bulan Ramadhan, Danone AQUA meluncurkan sebuah aturan minum baru dengan pola 2+4+2, yaitu 2 gelas air putih saat berbuka, 4 gelas air putih saat malam hingga menjelang tidur, dan 2 gelas air putih saat sahur.

Pola ini dituturkan secara langsung oleh dr. Pradono Handojo MHA, Health Marketing Director PT Tirta Investama melalui diskusi kesehatan bertajuk “AQUA 2+4+2: Puasa Sehat bersama AQUA”. Dengan pola minum 2+4+2 ini, Danone AQUA menepis anggapan sulitnya mengaplikasikan anjuran minum 8 gelas air setiap hari di bulan Ramadhan. Selain baik untuk kesehatan, sebuah penelitian juga menunjukan bahwa orang dewasa yang minum 8 gelas air setiap hari, mampu membakar kalori lebih banyak dibandingkan mereka yang hanya meminum 4 gelas air setiap hari. Konsep yang sederhana tetapi efektif bagi kesehatan dan diet kita.

Seberapa Efektif Pola Minum 2+4+2 dalam Usaha Diet Sehat Ramadhan?

Cegah Konsumsi Berlebihan Saat Berbuka (2 Gelas Air Putih)

Seperti yang telah saya singgung sebelumnya bahwa salah satu pemicu berat badan bertambah saat puasa adalah konsumsi makanan dan minuman yang tidak terkendali atau berlebihan. Salah satu cara menyiasatinya adalah dengan mengkonsumsi segelas air putih sebagai pembuka. Selain mampu mengembalikan cairan yang hilang saat puasa, menurut University of Nebraska, mengkonsumsi segelas air putih bisa membuat kita merasa lebih kenyang, sehingga konsumsi makanan dan minuman selanjutnya tidak berlebihan.

Usahakan mengkonsumsi air putih hangat karena dengan begitu tubuh akan bekerja lebih keras dan membakar kalori lebih banyak untuk mendinginkan kembali suhu air yang kita minum. Dengan begitu, berat badan akan berkurang secara alami.

Sahur Tidak Perlu Manis (2 Gelas Air Putih)

Mengkonsumsi minuman yang manis saat sahur memang tidak disarankan. Minuman manis bersifat diuretik yang membuat seseorang lebih sering buang air kecil sehingga beresiko mengalami dehidrasi saat puasa. Hal ini dikarenakan kandungan gula di dalam minuman manis sangat cepat diserap oleh tubuh sehingga metabolisme terjadi lebih cepat. Tidak hanya itu, mengkonsumsi makanan dan minuman manis juga membuat asupan oksigen ke otak berkurang sehingga seseorang menjadi lebih cepat lapar.

Dr. Benny Kurniawan selaku Marketing Manager PT Roche Indonesia dalam sebuah diskusi seperti dikutip Realita.co menyampaikan sarannya untuk mengkonsumsi 1 hingga 2 gelas air putih saat sahur dan mengurangi asupan makanan dan minuman manis karena bisa menimbulkan efek mengantuk.

Menabung Air Saat Malam Supaya Tetap Beraktifitas di Siang Hari (4 Gelas Air Putih)

Tubuh membutuhkan air untuk pembakaran kalori. Jika kebutuhan cairan tidak terpenuhi, yang terjadi adalah tubuh mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi. Akibatnya, tubuh menjadi lebih mudah lelah dan lemas sehingga aktivitas fisik pun dibatasi. Padahal, lemak yang tersimpan baru bisa terbakar dan berubah menjadi energi jika seseorang melakukan aktifitas fisik yang cukup.

Oleh karena itulah kita perlu memperbanyak minum air putih saat malam hari hingga menjelang tidur, setidaknya  4 gelas air putih. Selain memenuhi kebutuhan cairan, konsumsi air putih juga bisa menimbulkan efek kenyang dan mengerem hasrat mengkonsumsi makanan sepanjang malam. Rasa lapar tidak selalu pertanda bahwa tubuh memerlukan asupan makanan. Lapar juga bisa menjadi alarm bahwa tubuh membutuhkan tambahan cairan. Jadi cobalah mengkonsumsi air putih saat kalian merasa lapar.

Itulah tips diet sehat penuh berkah di bulan Ramadhan ala Farah Frastia. Semoga bermanfaat dan memberikan berkah untuk kita semua. Selamat menunaikan ibadah puasa!

Komentar